CONTACT US

 

 

         

123 Street Avenue, City Town, 99999

(123) 555-6789

email@address.com

 

You can set your address, phone number, email and site description in the settings tab.
Link to read me page with more information.

Santap Ekiben di Paris

Blog (INA)

Duo penari terkenal dari Jepang AyaBambi dalam kolaborasi oleh AnOther Magazine

Santap Ekiben di Paris

Diana Rovanio

Asiik, cemilan!!

Sebagai seorang food lover dan yang lapar melulu, salah satu hobi saya adalah mengeksplorasi di Paris. Jadi, ketika teman saya mengirimkan sms sebuah artikel mengenai stand bento pop-up dari Jepang yang bernama EKIBEN, saya langsung tertarik untuk mencoba. Jadi, minggu kemarin saat makan siang, saya pergi ke Gare de Lyon untuk icip-icip speasialitas dari Jepang ini!

Bagi orang Jepang, Ekiben bukan sekedar bento biasa untuk bekal perjalanan di kereta, tapi bento ini juga melambangkan gastronomi regional mereka yang dibuat dengan bahan-bahan lokal mereka. Ekiben pertama kali diciptakan pada tahun 1885 di stasiun kereta Utsunomiya. Ekiben pertama ini dibuat oleh sebuah penginapan di dekat stasiun atas permintaan dari perusahaan kereta mereka dan isi utamanya adalah onigiri (nasi dengan rumput laut yang umumnya berbentuk segitiga). Rekan kerja saya yang dari Jepang juga menginformasikan bahwa bento yang disebut Ekiben ini khusus dijual di stasiun kereta di Jepang.

Pop-up stand Ekiben yang imut dengan dekorasi ala Jepang

Ketika tiba, saya langsung excited untuk mencoba Ekiben Jepang yang sedap ini. Pop-up standnya imut banget, semua pegawainya orang Jepang dan mereka menyapa dengan ramah ketika saya tiba dan mereka juga memberikan origami berbentuk bangau, semuanya serba imut!

Sibuk... hmm ada apa ya di kulkas ;)

Ekiben yang bikin bingung milihnya

Menunya (maaf agak buram, ini udah kelaparan banget ambil fotonya)

Menunya terdiri dari 5 variasi bento dengan harga antara 8 sampai 15 euro

Bagian samping dari stand

Berbagai rupa Ekiben dan penjelasannya

Suasana yang ramah dengan chit chat bahasa Jepang

Variasi Ekiben yang cantik dan sedap

Mulut langsung penuh air liur dan jujur aja, saya bingung mau pesan yang mana. Akhirnya saya memutuskan untuk 2 Ekiben yang bisa kamu lihat di photo di atas dari pinggir sebelah kiri (Maki Sukeroku and the Bento Onigiri). Saya disusul oleh Roberto yang sedang mengunjungi Paris untuk Fashion week dan yang hendak berangkat dari stasiun ini. Ia memesan bento Makuno-uchi. Gara-gara kelaparan saya langsung menyantap si bento dan lupalah mengambil foto yang cantik ala instagram (maafkan saya para pembaca) Tapi untungnya bento si Roberto masih rapi dan cantik, jadi langsung siap di foto sebelum masuk ke perut.

Bento Makuno-uchi adalah bento Ekiben yang paling umum ditemui di Jepang. bento ini pertama kali dijual di stasiun kereta Himeji di Hyogo pada tahun 1889. Sekarang, 130 tahun setelah Ekiben pertama diciptakan, ada lebih dari 2000 jenis variasi dari bento ini di Jepang. Ekiben adalah salah satu contoh representasi dari 'washoku' (makanan Jepang tradisional- yang juga dikenal sebagai "food of Japan"). "Washoku" telah menjadi bagian dari "Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia" oleh UNESCO. Untuk merayakan terpilihnya washoku ke dalam daftar inilah stand pop-up Ekiben diciptakan untuk memperkenalkan tradisi Ekiben di Perancis.*

Washoku ditulis dengan huruf kanji : 和食. Huruf pertama  (wa) , berarti 'di Jepang' dan juga merepresentasikan harmoni, dan huruf kedua  食 (shoku) berarti makanan ataumakan. Wa merupakan nilai yang dianggap paling tradisional, asli dan penting di budaya Jepang. Seperti yang diimplikasikan oleh namanya, "washoku" menggabungkan tiap bahan secara serasi, dan ini adalah warisan budaya yang diteruskan dari generasi ke generasi dan mencakup berbagai variasi teknik dan pengetahuan yang digunakan untuk menyiapkan dan berbagai makanan yang berbeda.**

Bento Makuno Uchi dengan dessert dorayaki

Bentonya nikmat dan gurih. Yang palng menyenangkan, untuk sesaat rasanya saya berada di Jepang, hitung-hitung ganti suasana dari keseharian, berkunjung ke Jepang di Paris. Pop-up stand ini hanya akan ada di stasiun kereta Gare de Lyon (baca: Gar de liyong) hingga 30 April. Rasanya saya akan balik lagi untuk makan siang sebelum stand ini menghilang dari Paris. Ada yang tertarik nemenin saya makan? ;)

Until next Adventure! | À la prochaine! | Sampai Jumpa!

Foto & kata-kata oleh Diana Rovanio


Ekiben
Alamat: Gare de Lyon (Paris) – Hall 2
Jam Buka: 8h00 – 19h30

 1 Maret hingga 30 April



 

 

Test